Merasa jenuh saat sendiri
tak ada rasa saat ini yang tergambarkan
di raut wajah saat ini
hatiku menangis
teriris..
perih rasanya
rasaku tak tertahankan
kerinduan..
saat saat ini kurasakan
cukup tahu..
aku merindukan mu
saat ini..
hanya itu
Rapuh ku merasa saat ini
mungkin hanya angin yang tahu
yang menemaniku saat sendiri seperti ini
kesedihanku
memuncak saat mengingatmu
merindu mu ku saat ini
berharap hadir saat ini
di sampingku hingga nanti
tak ada rasa saat ini yang tergambarkan
di raut wajah saat ini
hatiku menangis
teriris..
perih rasanya
rasaku tak tertahankan
kerinduan..
saat saat ini kurasakan
cukup tahu..
aku merindukan mu
saat ini..
hanya itu
Rapuh ku merasa saat ini
mungkin hanya angin yang tahu
yang menemaniku saat sendiri seperti ini
kesedihanku
memuncak saat mengingatmu
merindu mu ku saat ini
berharap hadir saat ini
di sampingku hingga nanti
Langit
mendung awan hitam
mungkin hanya penglihatanku
salah bilang kalau aku bahagia
salah bilang kalau aku jatuh cinta
aku memiliki rasa itu
saat ini
kacau dalam pikiranku tak menentu
berharap ku memohon kau kembali
semata mata pintaku saat ini
Sesuatu telah terjadi
sesuatu telah berubah saat ini
perih..
membayangkan itu
mengingat itu
kau memberi semangat saat bersatu
saat ini..
sirna mungkin
selamanya..
hilang saat ini
beban pikiranku, kau takkan pernah tahu
saat ini..
kau harus tahu
merasa dekat dengan mu
permohonanku saat ini
Aku bukan siapa-siapa
kau mendekat
perlahan..
aku bukan siapa-siapa
tapi kau menepisnya,tak ada hubungannya
kau membuatku melayang
perlahan.. pasti
kau bagai pangeran bagiku
kita berbeda pikirku
kau bilang,tak perduli
aneh..
aku bingung, kau malah tertawa
kita berbeda..
kau bilang aku lucu
saat ini
di hadapanku semua menjadi saksi
kau bilang cinta
pikiranku kacau karenamu
wahai pangeran menurutku
semua heran
kau memeluk ku tanpa izin
kau malah tak perduli
kau bahagia..
saat ini,begitupun aku
perbedaan bagiku menurutmu tak penting
riuh tepuk tangan,, tertanda
hatiku telah terisi
Aku dan kamu seperti butiran debu
pepatah?
mungkin..
fakta,,,nyata..
itu yang ku artikan
saat ini
kamu, dan hanya kamu
harapanku
kembali...kembali
harapanku menginginkannya menjadi nyata
butiran debu terbang
tertiup angin tak mungkin kembali
tetapiku tak menepisnya,harapanku
aku berharap
saat ini, saat ini juga
kau kembali..
Tak mengertiku saat ini
tak pahamku detik ini
perasaanku..
perasaanku sedang menggila
datang,perlahan, makin ku merasakan aneh
membawaku larut
berdiri kau di hadapanku
tanganmu memegang tanganku erat
tajam kau menatapku
mengutarakan perasaan mu
detik ini, merasa beku tubuhku
akibat perbuatan mu
Cinta...
aku dan kamu, saat ini
merasakannya
Laut tenang tak ada ombak
ikan terdiam tak berenang bermain
sunyi, senyap keadaannya
terlamunku sendiri
mengingatmu dulu slalu menyanjungku
mengingatmu dulu slalu menemaniku
menangisku saat ini ku lakukan
mengingatnya kini tak akan penah lagi
kau menyanjungku
kau menemaniku
hanya khayalanku mengingatnya kembali
sepi..
sendiri..
kenyataannya saat ini
Karenaku.
tak berani berandai ini pasti
hati nurani pasti berkata
jujur, indah kenyataannya
dalam karunia, sumpah
melihatmu tercipta rasa sayang
entah bagaimana bisa
memahaminya, aku tak mengerti
tapi nyatanya, tak perduli
karenaku ingin memiliki mu
wahai keindahan yang nyata
Jadilah..
jika ada yang indah
aku memujinya
jika ada yang rupawan
aku mengaguminya
jika ada yang terlihat hebat
jadilah aku pemujimu, karena kau indah
jadilah aku pengagummu, karena kau terlihat hebat
karena mu...
hari-hari adalah inspirasi tercipta
karena mu...
aku punya jati
karena bakatmu aku mengagumi mu
Tahukan kau ketika malam datang seperti ini
dan dingin perlahan menusuk, sepi..
ketika semua terlelap dalam mimpinnya
tahukah kau aku masih terjaga
saat ini...
bersama dingin, sepi dan pekatnya malam
ku lukis wajah mu di setiap inci hatiku
pengandaianku tentang mu
membuktikan aku merindukanmu
tahukan kau dirimu yang bertahta di sana
persaanku ini, menginginkan kau mengetahuinya
hanya dirimu yang terpahat begitu dalam
di hati ku, dan terpatri begitu kuat
mungkin hanya penglihatanku
salah bilang kalau aku bahagia
salah bilang kalau aku jatuh cinta
aku memiliki rasa itu
saat ini
kacau dalam pikiranku tak menentu
berharap ku memohon kau kembali
semata mata pintaku saat ini
Sesuatu telah terjadi
sesuatu telah berubah saat ini
perih..
membayangkan itu
mengingat itu
kau memberi semangat saat bersatu
saat ini..
sirna mungkin
selamanya..
hilang saat ini
beban pikiranku, kau takkan pernah tahu
saat ini..
kau harus tahu
merasa dekat dengan mu
permohonanku saat ini
Aku bukan siapa-siapa
kau mendekat
perlahan..
aku bukan siapa-siapa
tapi kau menepisnya,tak ada hubungannya
kau membuatku melayang
perlahan.. pasti
kau bagai pangeran bagiku
kita berbeda pikirku
kau bilang,tak perduli
aneh..
aku bingung, kau malah tertawa
kita berbeda..
kau bilang aku lucu
saat ini
di hadapanku semua menjadi saksi
kau bilang cinta
pikiranku kacau karenamu
wahai pangeran menurutku
semua heran
kau memeluk ku tanpa izin
kau malah tak perduli
kau bahagia..
saat ini,begitupun aku
perbedaan bagiku menurutmu tak penting
riuh tepuk tangan,, tertanda
hatiku telah terisi
Aku dan kamu seperti butiran debu
pepatah?
mungkin..
fakta,,,nyata..
itu yang ku artikan
saat ini
kamu, dan hanya kamu
harapanku
kembali...kembali
harapanku menginginkannya menjadi nyata
butiran debu terbang
tertiup angin tak mungkin kembali
tetapiku tak menepisnya,harapanku
aku berharap
saat ini, saat ini juga
kau kembali..
Tak mengertiku saat ini
tak pahamku detik ini
perasaanku..
perasaanku sedang menggila
datang,perlahan, makin ku merasakan aneh
membawaku larut
berdiri kau di hadapanku
tanganmu memegang tanganku erat
tajam kau menatapku
mengutarakan perasaan mu
detik ini, merasa beku tubuhku
akibat perbuatan mu
Cinta...
aku dan kamu, saat ini
merasakannya
Laut tenang tak ada ombak
ikan terdiam tak berenang bermain
sunyi, senyap keadaannya
terlamunku sendiri
mengingatmu dulu slalu menyanjungku
mengingatmu dulu slalu menemaniku
menangisku saat ini ku lakukan
mengingatnya kini tak akan penah lagi
kau menyanjungku
kau menemaniku
hanya khayalanku mengingatnya kembali
sepi..
sendiri..
kenyataannya saat ini
Karenaku.
tak berani berandai ini pasti
hati nurani pasti berkata
jujur, indah kenyataannya
dalam karunia, sumpah
melihatmu tercipta rasa sayang
entah bagaimana bisa
memahaminya, aku tak mengerti
tapi nyatanya, tak perduli
karenaku ingin memiliki mu
wahai keindahan yang nyata
Jadilah..
jika ada yang indah
aku memujinya
jika ada yang rupawan
aku mengaguminya
jika ada yang terlihat hebat
jadilah aku pemujimu, karena kau indah
jadilah aku pengagummu, karena kau terlihat hebat
karena mu...
hari-hari adalah inspirasi tercipta
karena mu...
aku punya jati
karena bakatmu aku mengagumi mu
Tahukan kau ketika malam datang seperti ini
dan dingin perlahan menusuk, sepi..
ketika semua terlelap dalam mimpinnya
tahukah kau aku masih terjaga
saat ini...
bersama dingin, sepi dan pekatnya malam
ku lukis wajah mu di setiap inci hatiku
pengandaianku tentang mu
membuktikan aku merindukanmu
tahukan kau dirimu yang bertahta di sana
persaanku ini, menginginkan kau mengetahuinya
hanya dirimu yang terpahat begitu dalam
di hati ku, dan terpatri begitu kuat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar