Angin bertiup
kembangkan layar
Haluan menuju ke kota Medan
Hendaklah hidup berikhlas dan ikhtiar
Kemudian serahkan kepada Tuhan
Pergi berburu mencari ikan
Dapat ikan ikan layur
Biar sobek baju di badan
Asalkan hati bersih dan jujur
Naik perahu ke kota Samarinda
Sambil berlayar memaka timun
Banyak dosa hidup di dunia
Segeralah kita meminta ampun
Berlayar ke kota Medan
Di hembus angin jatuh ke bawah
Hidup bagai penuh cobaan
Bila tak pernah beribadah
Buah strowbery sangatlah segar
Rasanya enak senanglah hati
Utang emas dapat di bayar
Utang budi di bawa mati
Di kebun membuat pagar
Jangan memotong batang durian
Apabila kita tetap bersabar
Niscaya akan datang kemudahan
Anak ayam turun lima
Mati satu tinggal empat
Jika petunjuk dari ulama
Dapat buat kamu semakin taat
Anak ayam turun empat
Mati satu tinggal tiga
Jika engkau semakin taat
Hendaklah engkau mendalaminya
Anak ayam turun tiga
Mati satu tinggal dua
Bila hendak mendalaminya
Janga lupa engkau berdoa
Anak ayam turun dua
Mati satu tinggal satu
Jika engkau selalu berdo’ah
Yakinlah Tuhan hanya satu
Anak ayam turun satu
Mati satu anak ayam habis
Bila yakin Tuhan hanya satu
Hendaklah engkau tetap optimis
Haluan menuju ke kota Medan
Hendaklah hidup berikhlas dan ikhtiar
Kemudian serahkan kepada Tuhan
Pergi berburu mencari ikan
Dapat ikan ikan layur
Biar sobek baju di badan
Asalkan hati bersih dan jujur
Naik perahu ke kota Samarinda
Sambil berlayar memaka timun
Banyak dosa hidup di dunia
Segeralah kita meminta ampun
Berlayar ke kota Medan
Di hembus angin jatuh ke bawah
Hidup bagai penuh cobaan
Bila tak pernah beribadah
Buah strowbery sangatlah segar
Rasanya enak senanglah hati
Utang emas dapat di bayar
Utang budi di bawa mati
Di kebun membuat pagar
Jangan memotong batang durian
Apabila kita tetap bersabar
Niscaya akan datang kemudahan
Anak ayam turun lima
Mati satu tinggal empat
Jika petunjuk dari ulama
Dapat buat kamu semakin taat
Anak ayam turun empat
Mati satu tinggal tiga
Jika engkau semakin taat
Hendaklah engkau mendalaminya
Anak ayam turun tiga
Mati satu tinggal dua
Bila hendak mendalaminya
Janga lupa engkau berdoa
Anak ayam turun dua
Mati satu tinggal satu
Jika engkau selalu berdo’ah
Yakinlah Tuhan hanya satu
Anak ayam turun satu
Mati satu anak ayam habis
Bila yakin Tuhan hanya satu
Hendaklah engkau tetap optimis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar